Pada kendaraan HEV, PHEV, dan EV, baterai bantu 12 V menyuplai daya ke unit kendali internal kendaraan, yang kemudian digunakan untuk mengaktifkan sistem tegangan tinggi. Jika baterai 12 V habis, kendaraan akan berhenti beroperasi sepenuhnya.
Mode EV Rescue menyalurkan tegangan teregulasi sebesar 14,0 V (dapat diatur antara 12,0 hingga 16,0 V) dengan batas arus 50 A, guna memulihkan daya ke sistem 12 V secara aman dan memungkinkan kendaraan untuk dinyalakan kembali.
Berkat daya keluaran yang sangat tinggi (1.600 A saat penyalaan), TWIN START dapat menghidupkan kendaraan bensin maupun diesel apa pun yang menggunakan aki timbal-asam (lead-acid) atau litium LFP 12 V.
Mode ‘SOS’ dapat membantu Anda menghidupkan kendaraan bahkan saat akinya benar-benar habis daya.
Siap digunakan dalam waktu singkat berkat pengisian daya ultra-cepat melalui aki 12 V, bahkan saat aki dalam keadaan kosong total. Anda juga dapat mengisi dayanya terlebih dahulu menggunakan soket pemantik rokok atau port USB agar siap beroperasi lebih cepat dalam situasi darurat.
Dapat langsung diisi ulang setelah setiap penggunaan, sehingga Anda bisa menggunakannya kembali hampir seketika.
Bebas perawatan dan selalu siap pakai: tidak menggunakan baterai internal.
Tahan terhadap suhu ekstrem (-40°C hingga +65°C).
Masa pakai panjang: hingga 10.000 siklus tanpa penurunan performa.